Krusor Mouse

Blinking Cute Box Cat

Sabtu, 14 Maret 2015

ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI SALAH SATU MKDU





makalah mata kuliah ilmu budaya dasar (softskill) 
“ilmu budaya dasar sebagai salah satu mkdu (materi 1)”




Disusun Oleh :

Nama              :       Dian Kusumawati
NPM               :       12114985
Kelas              :       1KA38
Mata Kuliah  :       Ilmu Budaya Dasar
Dosen              :       Bapak Sendy Eka Nanda


SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2014 / 2015



Kata Pengantar

Segala puji bagi Allah SWT. Berkat limpahan karunia-Nya kami selaku penyusun makalah dapat menyelesaikan tugas Makalah Ilmu Budaya Dasar tentang Ilmu Budaya Dasar Sebagai Salah Satu MKDU.
Makalah ini dibuat untuk mengetahui lebih dalam mengenai Ilmu Budaya Dasar Sebagai Salah Satu MKDU, serta dalam rangka pemenuhan nilai mata kuliah Ilmu Budaya Dasar.
Kami berharap semoga makalah ini dapat memberi wawasan kepada khalayak umum dan untuk intropeksi bagi kami selaku penyusun. Semoga makalah ini dapat menjadi sumbangan pemikiran kepada pembaca.
Akhir kata, kami menyadari bahwa makalah ini masih memiliki kekurangan dan jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini. Karena kebenaran hanya datang dari Allah SWT.




Bekasi, 5 Maret 2015


                           Penyusun








Daftar Isi

Kata Pengantar............................................................................................ i
Daftar Isi.................................................................................................... ii
Bab 1 Pendahuluan..................................................................................... 1
1.1. Latar Belakang............................................................................ 1
1.2. Rumusan Masalah....................................................................... 1
1.3. Tujuan......................................................................................... 2
Bab 2 Pembahasan....................................................................................... 2
2.1. Ilmu Budaya Dasar Sebagai Salah Satu MKDU.............................. 2
A. Pengertian Ilmu Budaya Dasar............................................... 2
B. Tujuan IBD........................................................................... 3
C. Ruang Lingkup IBD.............................................................. 3
Bab 3 Kesimpulan......................................................................................... 5
3.1. Kesimpulan................................................................................... 5
Soal & Jawaban................................................................................... 5
Daftar Pustaka............................................................................................... 6








BAB 1
PENDAHULUAN

1.1           Latar Belakang
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu mata kuliah dasar umum (MKDU) yang merupakan mata kuliah wajib disemua perguruan tinggi, baik yang sifatnya eksakta maupun noneksakta. Secara khusus MKDU bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang berkualitas sebagai berikut:
   1.     Berjiwa Pancasila
   2.      Takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa
   3.      Memiliki wawasan komprehensif
   4.      Memiliki wawasan budaya yang luas
   5.      Memiliki rasa tenggang terhadap sesama



1.2           Rumusan Masalah
   1.      Apakah pengertian IBD?
   2.      Apakah tujuan dari IBD?
   3.      Bagaimanakah ruang lingkup IBD?



1.3           Tujuan
   1.      Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya sehingga mereka akan dengan mudah menyesuaikan diri terhadap lingkungan yg baru,

   2.      Memperluas pandangan mahasiswa tentang masalah kemanusiaan dan budaya agar mereka bisa mencari jalan keluar dari permasalahan itu,

    3.      Membentuk figur mahasiswa yg cocok sebagai calon pemimpin,

    4.      Membentuk kebranian mahasiswa untuk berkomunikasi





BAB II
PEMBAHASAN

2.1           Ilmu Budaya Dasar Sebagai Salah Satu MKDU

  A.   Pengertian Ilmu Budaya Dasar (IBD)
Mata Kuliah Ilmu Budaya Dasar adalah salah satu mata kuliah yang membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan,  tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam  hidupnya sehari-sehari. Hal ini perlu, karena dirasakan kekurangan pada sistem Pendidikan kita, baik pada  tingkat menengah,  maupun pada tingkat perguruan tinggi. Diharapkan kegunaan mata kuliah ini, agar lulusan perguruan tinggi kita dari semua jurusan dapat  mempunyai suatu kesamaan bahan pembicaraan. Adanya kesamaan  ini diharapkan agar interalisi  antara intelektuil kita lebih sering dengan akibat positif bagi  pembangunan negara kita pada umumnya dan perbaikan pendidikan pada khususnya. Diharapkan mata kuliah ini dapat menjadi semacam “Lingua franca” bagi para akademisi dari berbagai lapangan ilmiah, dengan  memiliki suatu bekal yang sama ini diharapkan agar para akademisi  dapat lebih lancar komunikasi ini selanjutnya kan memperlancar pula  pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang yang ditangani selanjutnya akan ditangani oleh para  cendekiawan dari berbagai lapangan keahlian itu.


  B.   Tujuan IBD
Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities). Akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikannya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.

Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
>        Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
>         Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
>         Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas, kedaerahan dan pengkotan disiplin yang kuat.
>         Mengusahakan wahana komunikasi para akademis agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademis diharapkan akan lebih lancar dalam berkomunikasi.

  C.   Ruang Lingkup IBD
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
>         Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
>         Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Memilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesama, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD.
Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah:
>         Manusia dan cinta kasih
>         Manusia dan Keindahan
>         Manusia dan Penderitaan
>         Manusia dan Keadilan
>         Manusia dan Pandangan hidup
>         Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
>         Manusia dan kegelisahan
>         Manusia dan harapan
Materi ilmu sosial dasar terdiri atas masalah-masalah sosial untuk dapat menelaah masalah-masalah, sosial hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Sehingga dengan demikian bahan pelajaran ilmu sosial dasar dapat dibedakan atas 3 golongan yaitu :
o   Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu.
o   Konsep-konsep sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan -kenyataan sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang  sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahas dalam ilmu pengetahuan sosial.
o   Masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat, biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial antara yang satu dengan yang lainnya saling berkaitan.






BAB III
KESIMPULAN

  3.1                       Kesimpulan
Kesimpulan dari pembahasan tentang  Ilmu Budaya Dasar Sebagai Salah Satu MKDU, diharapkan  mahasiswa dapat :
1.  Mahasiswa dapat mengetahui dan memilah-milah nilai dalam kebudayaan yang baik maupun yang buruk.
2.   Mahasiswa memahami dan memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang akan mereka hadapi di kemudian hari.
3.  Mahasiswa dapat mengerti arti sosialisasi dalam ISD dan faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan untuk mendukung sosialisasi tersebut.




SOAL & JAWABAN

   1.      Apa kepanjangan dari MKDU?
a.       Mata Kuliah Dasar Umum                        c. Mata Kuliah Didasarkan Umum
b.      Mata perKuliahan Dasar Umum               d. Mata Kuliah Dalam Umum
Jawab : A

   2.      Pengertian dari Ilmu Budaya Dasar (IBD) adalah?
a.       Membicarakan tentang nilai-nilai, tentang kebudayaan,  tentang berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam  hidupnya sehari-sehari
b.      Membicarakan permasalahan dan solusi
c.       Berbicara tentang bagaimana siswa bertindak sebagaimana mestinya
d.      Ilmu yang mengajarkan bagaimana cara disiplin terhadap budaya
Jawab : A

   3.      Ketika seseorang mempunyai masalah kurang menghargai waktu. Akar masalah / penyebab yang timbul diantaranya kecuali?
a.       Kurangnya disiplin                        c. Tidak adanya sinkronisasi waktu
b.      Kurang menghargai orang             d. Tepat waktu
Jawab : D

   4.      Tujuan dari Ilmu Budaya Dasar adalah kecuali?
a.       Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya
b.      Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemanusiaan dan budaya
c.       Selalu memberi toleransi kepada mahasiswa yang telat pada saat jam kuliah tiba
d.      Mengusahakan wahana komunikasi para akademis agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain
Jawab : C

   5.      Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan oleh Ilmu Budaya Dasar (IBD) kecuali?
a.       Manusia dan Cinta Kasih                          c. Manusia dan Penderitaan
b.      Manusia dan Soulmate                              d. Manusia dan Keindahan
Jawab : B




DAFTAR PUSTAKA

Ali, Likman Finoza. 2005.ILMU BUDAYA DASAR SEBAGAI SALAH SATU MKDU. Jakarta: Gramedia.
http://rockydui.wordpress.com/2012/03/13/ibd-sebagai-salah-satu-mkdu/

Sabtu, 14 Februari 2015

BINTANG, SEDANG APA KAU DISANA ?

  

Hari yang sangat berat buat Bulan. Dimana tanpa Bintang harus dilewati hari-harinya sendiri. Dia mencoba melewati semua itu dengan mencoba tetap tegar. Tapi apa mau dikata, hatinya lemah sekali. Dia masih membutuhkan sosok itu. Orang yang sangat dia sayangi, yang pergi karena kesalahannya. Ingin mengubah semuanya, itu yang ada dibenaknya untuk sekarang ini.

Bintang pria yang baik, sopan, ambisius, tenang, dan supel. Mungkin dari semua pria yang pernah Bulan bawa kerumahnya, Bintang lah yang sangat sopan dan perhatian dengan kedua orang tuanya. Sampai-sampai ibunya pun titip salam kepada Bulan untuk di sampaikan kepada Bintang, tapi salam dari ibunya itu pun sampai saat ini belum disampaikan oleh Bulan. Sebagai wanita, dia tidak berani untuk menyampaikannya langsung entah karena gengsi ataupun malu.

Kalau boleh di ulas kembali masalah itu sebenarnya kesalahan itu bukan seluruhnya kesalahan Bulan. Bintang pun terlibat didalamnya tetapi Bulan lah yang sering menyalahkan dirinya sendiri. “kalau saja saat itu aku bisa lebih sabar lagi, kalau saja saat itu aku bisa lebih tulus lagi, kalau saja saat itu aku tidak egois, kalau saja saat itu aku bisa ngertiin Bintang, kalau saja saat itu aku tidak langsung mengucapkan keputusan yang sangat fatal itu”.  Pikiran bulan yang sampai saat ini masih dia ucapkan dalam nada penyesalan. Tapi kalau semua itu tidak terjadi dia gak tau dimasa yang akan datang pasti akan lebih rumit hubungan yang dia jalankan dengan Bintang.

Tapi disisi lain Bulan bertanya-tanya “kenapa sikap Bintang tiba-tiba berubah jadi cuek? , kenapa dimoment itu Bintang hilang? Moment dimana belum tentu tahun depan kita bisa bersama lagi, kenapa Bintang cerita masalahnya? Padahal masalah itu membuatnya sakit, kenapa gak dia coba jawab sendiri masalahnya atau tanya sama dirinya sendiri? Kalau jadinya begini kenapa Bintang terus deketin Bulan”. Mungkin kalau semua itu gak terjadi Bulan dan Bintang pun masih bersatu, bersatu menguasai langit dan bumi dimana didalamnya terdapat planet-planet sebagai kerikil untuk menerangi Bulan dan Bintang dimalam hari.

Di dalam kamar berukuran 3,5 x 3m , Bulan merasakan kebosanan yang ekstra membosankan. Dia memutuskan mangambil kunci motornya yang ada di atas meja belajarnya. Dia pergi ke suatu tempat yang selalu dia jadikan untuk menenangkan diri. “TAMAN”. Dia merasakan ketenangan saat melihat tanaman yang sangat hijau dan diiringi dengan mekarnya bunga. Meskipun hanya setangkai bunga melati yang mekar di sore itu.

Sore hari di taman itu 2 jam pun berlalu, sambil mendengarkan dentingan piano dan petikan gitar. Detik demi detik pun merasakan alur musik itu, menit demi menit pun merasakan tenang dan nyaman berada di tempat itu. Tiba-tiba terbelesit bayangan entah kangen ataupun rindu.
Bintang, sedang apa kau disana?....

 


Senin, 05 Januari 2015

KOTU VS MONAS




Gini nih liburan sehabis uts ala mahasiswa pleningnya banyak, tapi ujung-ujungnya ke KOTU (Kota Tua). Gue ke Kotu bareng-bareng sama temen kampus ada Syifa, Arum, Risma, Ivan, Rifki, Adit, Viki, dan Haikal. Barangkat jam 7:00 wib dari rumah, kerena gue, Arum, Risma, Ivan, Haikal dan Viki rumahnya satu arah jadi kumpul dulu di rumah Syifa biasa jam karet langsung cussss ke stasiun sekitar jam 9:00 wib dari rumah Syifa padahal janjiannya jam 8:00 udah di stasiun yakk. Sesampainya di stasiun Rifki udah nunggu di jalur 2, emang sebelumnya sih dia udah BBM dari tadi katanya udah sampe di stasiun sekitar jam 8:30 wib. Sejauh mata memandang gue rasa itu anak udah nungguin kita lama dari paras mukanya tuh keliatan bete abis nungguin kita lama banget dateng. Entah Rifki yang niat banget pergi jalan-jalan atau emang kita yang ngaret kelamaan dateng wkwkwk... udah kumpul semua nih kita langsung naik kereta di jalur 3 tujuan Jakarta Kota kira-kira dari stasiun kita berangkat jam 9:30 wib. Selama di kereta Syifa, Risma, Arum becanda mulu mau gak mau gue ikutan biar gak boring wkwkw... apa aja diomongin di kereta sama mereka mulai dari plesetan kata lah, godain Ivan sama Uda lah oiya Uda itu Viki kanapa bisa di panggil Uda? Karena dia orang Padang jadi kita panggil Uda. Sampe godain Haikal juga yang baru pertama kali naik kereta 02-01-2015 itu tanggal perdana Haikal naik kereta. Perjalanan cukup lama 2 jam karena keretanya berenti-berenti terus.

Setibanya di Stasiun Jakarta Kota bingung pintu keluarnya dimana yang lebih deket ke Kotunya, akhirnya gue sama Rifki duluan gak begitu lama anak-anak nyusul. Eh gak taunya pintunya salah aturan yang lebih deket ke Kotunya pintu satu lagi yaudah tuh kita lanjutin jalannya lewat lorong bawah tanah dan nyari-nyari dimana Museum Fathahilahnya. Oiya Adit! Adit udah sampe dari tadi pagi sama cewenya Dewi namanya. Sebenernya sempet bingung kita janjian sama Aditnya mau dimana tadinya mau di jemput di stasiun eh gak jadi yaudah janjian di Bank Indonesia (BI) eh gak jadi lagi yaudah kita akhirnya janjian sama Adit di depan Cafe Batavia, ketemu lah kita sama Adit dan kenalan sama cewenya Dewi *jangan Flash back dit hahaha*. Nah sampe di Museum Fathahilahnya tuh sekitar jam 11:30 wib. Kita foto-foto setengah jam entah itu pake tongsis, fish eye, dan kamera *niat banget yak ini*.
Ada adegan kocak disini Risma Vs Syifa yang rebutan mau foto bareng Haikal *duhileh*.
Ada lagi Arum foto bareng Ivan sama Uda, gue rasa yang ini sebenernya pengen foto berdua karena ada Uda yaudahlah bartiga *loh*.

Berhubung Azan Dzuhur sudah berkumandang dan hari itu hari Jum’at foto-fotonya kita hentikan sejenak, anak cowo pergi ke Masjid buat sholat Jum’at anak cewenya istirahat sambil ke Indopoint beli makanan buat ganjel perut, sesudah istirahat anak cewenya pergi ke Mushola untuk Sholat Dzuhur.

Jam 13:00 wib anak-anak kumpul lagi karena perut udah keroncongan semua kita pergi lagi untuk cari makan. Selesai makan masih jam 14:30 nih kalo pulang kecepetan, nah ada yang nyeletuk Monas yukks!!! Monas ngapain???? Naik apaan coba???? Emang bisa naik busway???? Tau jalanya???? Cuacanya mendung nih???? Emang pada boleh pulang malem???? Gue bawa motorrr yakk???? Nah dari pertanyaan-pertanyaan itu kita diskusiin satu per satu masalahnya. Kuncinya di Rifki dia yang punya Card Busway dan tau caranya, Ivan, Haikal, Uda yang tau jalanya. Nah dari situ kita semua memutuskan untuk pergi ke Monas, yuhuuuu capcusssss Monas dan ini perdana gue naik busway sikasik... masper gimana? Oiya masper itu Adit, kok bisa dipanggil masper? Iyaa jadi nama panjangnya Aditia Permana berhubung dia orang jawa jadi kita panggil Mas Permana disingkat masper hahaha... masper naik motor nanti.

Udah nih fiks jadi ke Monas, dari KOTU kita jalan lagi ke Halte Busway. Sesampainya di Halte Busway kita pesen Card Busway terlebih dahulu, lalu masuk dan naik Busway. Setelah setengah perjalanan tiba-tiba hujan datang, duh mana gak bawa jaket baju satu-satunya untung temen gue Syifa bawa payung jadi bisa minjem nanti kalau di monas hujan. Nah selama di Busway gak kalah seru sama yang di Kereta, selama 1 jam perjalanan kita di Busway agak lama mungkin karena hujan kali ya jalanan agak licin macet pula kan.

Setibanya di Monas kita foto-foto dulu mumpung hujannya berenti

Ini nih yang menurut gue foto paling ekstrem. Kenapa ekstrem? Kerena pas kita foto di belakang nya tuh jalan raya utama Monas dan disitu tuh ada banyak polisi pada neduh di pos polisi, yang gue bikin ngakak adalah kita pengen banget foto background belakangnya patung kuda dan ternyata pas sampe rumah gue liat lagi fotonya, lohhh mana patung kudanya ini mah gak keliatan sama sekali patung kudanya yang keliatan malah mobil-mobil gak jelas pada lewat wkwkwk... AWKWARD banget sumpahh...

Oiya kita lagi nungguin Masper di patung kuda ini dan entah kenapa kita kehilangan arah sama Masper ternyata Masper nungguin kita di patung kudanya cuma 1 dan kita nungguin dia di patung kudanya banyak. Al hasil kita gak tau patung kudanya cuma 1 itu dimana dan Masper juga gak tau patung kudanya banyak itu dimana, secara Monas itu kan luas jadi gak mungkin kita ngelilingin jalanan Monas jadi kita di Monas gak ketemu sama Masper dan Dewi *duh sayang banget yak Masper gak bisa ikut foto-foto di Monas*.

Gak lama kita jalan ke dalem Monas hujan pun turun kita semua pun neduh di tenda semacem tenda pengungsian gitu. Hujan pun mulai deres angin juga mulai gak karuan, baju pada basah semua yak ini, mana gue gak bawa jaket untungnya Risma berbaik hati mau minjemin jaketnya ke gue, yaudah gue pake tuh. Nah ini nih di tenda pengungsian ada moment AWKWARD versi gue. Jadi disitu tuh ada bapak-bapak jualan jas ujan, entah kenapa tiba-tiba bapak itu ngerep “yoyoyoyo dibeli yoyoyoyo jas ujan yoyoyo cuma 15rb yoooo ada warna merah, kuning, hijau, biru yo dibeli yoyoyo” pas banget didepan kita sambil joget-joget lagi kan kocak yakk jualan jas ujan ngerep wkwkwk... gue gak abis pikir dia ngerep gitu karena jas ujannya laku atau kebalikannya entahlah...

Ujan pun berenti kita pun ke Mushola dulu untuk Sholat Asar, selesai Sholat Asar kita istirahat dulu di taman abis itu capcusss pulang. Di tengah perjalanan mau pulang tiba-tiba ada yang ngajakin gue foto berdua keadaan Sun Set yak itu wkwkw...

Yaudah kita pulang tuh sekitar jam 18:00 Wib, dari Monas kita jalan ke Halte Busway disitu kita nunggu Busway dulu kan soalnya penuh pas banget pulang jam kerja. Nah sampe di Stasiun Jakarta Kota untungnya kita semua kedapetan tempat duduk jadi bisa istirahat semua di kereta, entah ada yang main hp, sms nyokapnya, bbm pacarnya, sampe ada yang tidur di kereta kita isengin foto hahaha... sampe di Stasiun Bekasi sekitar jam 21.30 Wib langsung pada balik tuh kerumahnya masing-masing tapi gue, Uda, Syifa, Haikal kerumah Syifa dulu ngambil motor soalnya motor gue dititipin di rumahnya Syifa. Udah tuh gue, Uda, Haikal pulang dari rumahnya Syifa langsung balik ke rumah masing-masing dan sampai di rumah gue jam 22.00 Wib.

Selama seharian ini gue ngerasain Have Fun banget, bener-bener ngerasain yang namanya jalan-jalan. Pagel, capek, kesel, remuk, bahagia, seneng semua jadi satu. Gue jadi bisa ngerasain gimana solidnya kalian sama temen sampe jeleknya pun gue bisa ngerasain. Thanks Guys kalian luar biasa, kapan-kapan bisa kali jalan-jalan lagi dan harus keluar kota terus nginep seru yali yaaa... THANKS SEKUTU(VARRADISH) YOYOYOYOYO....