Krusor Mouse

Blinking Cute Box Cat

Minggu, 29 Oktober 2017

TUGAS KE-1 AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI (SOFTSKILL)

AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI






Nama         :  Dian Kusumawati
Npm           :  12114985
Kelas          :  4KA37
Dosen         :  Ibu Nur Alfiani



SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
PTA 2017/2018



Audit Teknologi Informasi
Audit teknologi informasi (Inggris: information technology (IT) audit atau information systems (IS) audit) adalah bentuk pengawasan dan pengendalian dariinfrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Audit teknologi informasi ini dapat berjalan bersama-sama dengan audit finansial dan audit internal, atau dengan kegiatan pengawasan dan evaluasi lain yang sejenis. Pada mulanya istilah ini dikenal dengan audit pemrosesan data elektronik, dan sekarang audit teknologi informasi secara umum merupakan proses pengumpulan dan evaluasi dari semua kegiatan sistem informasi dalam perusahaan itu. Istilah lain dari audit teknologi informasi adalah audit komputer yang banyak dipakai untuk menentukan apakah aset sistem informasi perusahaan itu telah bekerja secara efektif, dan integratif dalam mencapai target organisasinya.


Tujuan Audit Sistem/Teknologi Informasi 
Tujuan audit SI/TI adalah untuk meninjau dan mengevaluasi pengen dalian internal yang melindungi sistem tersebut. Ketika melakukan audit SI/TI seorang auditor harus memastikan tujuan-tujuan berikut terpenuhi.
1.     Perlengkapan keamanan melindungi perlengkap an komputer, program, komunikasi & data dari ak- ses yg tidak sah, modifikasi atau penghancuran.
2.     Pengembangan & perolehan program dilaksana kan sesuai dengan otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen.
3.     Modifikasi program dilaksanakan dengan otorisa si dan persetujuan dari pihak manajemen.
4.     Pemrosesan transaksi, file laporan dan catatan komputer lainnya telah akurat dan lengkap.
5.     Data sumber yang tidak akurat atau yang tidak memiliki otorisasi yang tepat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan kebijakan manajerial yang telah ditetapkan.
6.     File data komputer telah akurat, lengkap dan dijaga kerahasiaannya.
Waktu Audit Sebelum Implementasi (pre-implementation system) Setelah sistem “live” (post-implementation system).


4 Tujuan Audit Sistem informasi
1.     Mengamankan Asset
Aset (aktiva) yang berhubungan dengan instalasi sistem informasi mencakup: perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), manusia (people), file data, dokumentasi sistem, dan peralatan pendukung lainnya.
2.     Menjaga Integritas Data
Integritas data berarti data memiliki atribut:
kelengkapan, baik dan dipercaya, kemurnian, dan ketelitian. Tanpa menjaga integritas data, organisasi tidak dapat memperlihatkan potret dirinya dengan benar atau kejadian yang ada tidak terungkap seperti apa adanya.
Keputusan maupun langkah-langkah penting di organisasi salah sasaran karena tidak didukung dengan data yang benar. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga integritas data, dengan konsekuensi akan ada biaya prosedur pengendalian yang dikeluarkan harus sepadan dengan manfaat yang diharapkan.
3.     Menjaga Efektifitas Sistem
Sistem informasi dikatakan efektif hanya jika sistem tersebut dapat mencapai tujuannya.
perlu upaya untuk mengetahui kebutuhan pengguna sistem tersebut (user), apakah sistem menghasilkan laporan atau informasi yang bermanfaat bagi user. Auditor perlu mengetahui karakteristik user berikut proses pengambilan keputusannya.
Biasanya audit efektivitas sistem dilakukan setelah suatu sistem berjalan beberapa waktu.
Manajemen dapat meminta auditor untuk melakukan post audit guna menentukan sejauh mana sistem telah mencapai tujuan.
4.     Efisiensi
Dikatakan efisien jika ia menggunakan sumberdaya seminimal mungkin untuk menghasilkan output yang dibutuhkan. Pada kenyataannya, sistem informasi menggunakan berbagai sumberdaya, seperti mesin, dan segala perlengkapannya, perangkat lunak, sarana komunikasi dan tenaga kerja yang mengoperasikan sistem tersebut.


Tahapan Audit Sistem Informasi
Tahapan audit menurut Gallegos. Dalam bukunya "Audit and Control of Information System" yang mencakup beberapa aktivitas yaitu perencanaan, pemeriksaan lapangan, pelaporan dan tindak lanjut.
1.     Perencanaan (Planning)
Tahap perencanaan ini yang akan dilakukan adalah menentukan ruang lingkup (scope), objek yang akan diaudit, standard evaluasi dari hasil audit dan komunikasi dengan managen pada organisasi yang bersangkutan dengan menganalisa visi, misi, sasaran dan tujuan objek yang diteliti serta strategi, kebijakan-kebijakan yang terkait dengan pengolahan investigasi.
Perencanaan meliputi beberapa aktivitas utama, yaitu:
·        Penetapan ruang lingkup dan tujuan audit
·        Pengorganisasian tim audit
·        Pemahaman mengenai operasi bisnis klien
·        Kaji ulang hasil audit sebelumnya
·        Penyiapan program audit
2.     Pemeriksaan Lapangan (Field Work)
Tahap ini yang akan dilakukan adalah pengumpulan informasi yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data dengan pihak-pihak yang terkait. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapan berbagai metode pengumpulan data yaitu: wawancara, quesioner ataupun melakukan survey ke lokasi penelitian.
3.     Pelaporan (Reporting)
Audit Sistem Informasi - Setelah proses pengumpulan data, maka akan didapat data yang akan diproses untuk dihitung berdasarkan perhitungan maturity level. Pada tahap ini yang akan dilakukan memberikan informasi berupa hasil-hasil dari audit. Perhitungan maturity level dilakukan mengacu pada hasil wawancara, survey dan rekapitulasi hasil penyebaran quesioner. Berdasarkan hasil maturity level yang mencerminkan kinerja saat ini (current maturity level) dan kinerja standard atau ideal yang diharapkan akan menjadi acuan untuk selanjutnya dilakukan analisis kesenjangan (gap). Hal tersebut dimaksudkan untuk mengetahui kesenjangan (gap) serta mengetahui apa yang menyebabkan adanya gap tersebut.
4.     Tindak Lanjut (Follow Up)
Tahap ini yang dilakukan adalah memberikan laporan hasil audit berupa rekomendasi tindakan perbaikan kepada pihak managemen objek yang diteliti, untuk selanjutnya wewenang perbaikan menjadi tanggung jawab managemen objek yang diteliti apakah akan diterapkan atau hanya menjadi acuhan untuk perbaikan dimasa yang akan datang.


Pengumpulan Data
Pengumpulan bukti diperoleh dari pihak yang terkait dengan materi audit seperti Direktur, bagian operasional, bagian marketing, bagian accounting. Bukti-bukti dikumpulkan dengan menggunakan intrumen audit sebagai berikut :
1.     Observasi (Pengamatan)
Dengan melakukan pengamatan secara langsung terhadap perusahaan dan sistem informasi yang terkait dengan penjualan untuk mendapatkan gambaran umum tentang perusahaan tersebut.
2.     Wawancara
Melakukan Tanya jawab secara langsung dengan pihak terkait untuk mendapatkan gambaran secara rinci mengenai siklus penjualan yang ada serta prosedur dan tatalaksana sistem informasi penjualan yang dijalankan setiap hari.
3.     Kuesioner
Dengan menyebarkan pertanyaan kuesioner kepada karyawan yang berkaitan dengan sistem informasi penjualan. Kuesioner disebarkan langsung secara terbuka.


Sumber :

Jumat, 28 April 2017

TUGAS 2 (ANIMASI & DESAIN GRAFIS)



MEMBUAT TULISAN TENTANG LOGO


LOGO

Logo merupakan suatu gambar atau sekadar sketsa dengan arti tertentu, dan mewakili suatu arti dari perusahaan, daerah, organisasi, produk, negara, lembaga, dan hal lainnya membutuhkan sesuatu yang singkat dan mudah diingat sebagai pengganti dari nama sebenarnya.
Logo harus memiliki filosofi dan kerangka dasar berupa konsep dengan tujuan melahirkan sifat yang berdiri sendiri atau mandiri. Logo lebih lazim dikenal oleh penglihatan atau visual, seperti ciri khas berupa warna dan bentuk logo tersebut.


DESAIN LOGO

Desain Logo merupakan area yang penting dari desain grafis , dan salah satu yang paling sulit untuk menyempurnakan. Logo (ideogram), adalah gambar mewujudkan sebuah organisasi. Karena logo dimaksudkan untuk mewakili merek perusahaan atau identitas perusahaan dan mendorong pengakuan pelanggan langsung mereka, itu adalah kontraproduktif untuk sering mendesain ulang logo.
Warna dianggap penting untuk pengenalan merek, tetapi tidak harus menjadi komponen integral dari desain logo, yang dapat bertentangan dengan fungsinya.Beberapa warna terbentuk / terkait dengan emosi tertentu yang desainer ingin menyampaikan. Misalnya warna primer keras, seperti merah, dimaksudkan untuk menarik perhatian driver di jalan raya yang sesuai untuk perusahaan yang membutuhkan perhatian tersebut. Di Amerika Serikat merah, putih, dan biru sering digunakan dalam logo untuk perusahaan yang ingin memproyeksikan perasaan patriotik. Hijau sering dikaitkan dengan sektor kesehatan dan kebersihan, dan biru muda atau perak sering digunakan untuk mencerminkan makanan diet. Untuk merek lain, nada lebih tenang dan saturasi yang lebih rendah dapat berkomunikasi kehandalan, kualitas, relaksasi, atau ciri-ciri lainnya.
Profesi desain logo telah meningkat secara substansial dalam jumlah selama bertahun-tahun sejak munculnya gerakan modernis di Amerika Serikat pada tahun 1950-an.



FUNGSI, TUJUAN dan LOGO

Fungsi Membuat Logo
Fungsi logo adalah sebagai alat pengidentifikasian yang dapat mewakili nilai-nilai yang telah dibentuk oleh suatu perusahaan/toko.
Tujuan Membuat Logo 
Tujuan membuat logo adalah sebagai tanda visual pembeda antara toko yang satu dengan toko lainnya.
Manfaat Membuat Logo 
Sebagai alat pemasaran yang mencerminkan kualitas.




FILOSOFI LOGO
(gambar logonya)


1. Gambar Sepatu      : untuk melambangkan bahwa logo yang dibuat merupakan logo yang digunakan sebagai lambang toko.
2. Background Pink    : untuk memperlihatkan ke feminiman toko sepatu dimana logo tersebut dibuat untuk penjualan sepatu-sepatu khusus wanita seperti high heels, wedges, flat shoes dsb.
3. KIS                      : merupakan nama toko yang terdapat pada logo dimana maksud dari KIS adalah Kusuma Irani Shoes diambil dari nama yang merancang logo tersebut Dian Kusumawati dan Silvy Irani sedangkan untuk Shoesnya karena logonya untuk toko sepatu maka dari itu ditambahkan Shoes.




KESIMPULAN
      Karena logo memiliki fungsi sebagai alat pengidentifikasian dan tujuan dibuatnya logo sebagai tanda visual pembeda maka logo yang baik haruslah dibuat se-unik mungkin.
      Selain unik ciri-ciri logo yang baik adalah logo harus simpel dan fleksibel.




Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Logo (dilihat pada jum’at, 28 April 2017 pukul 16:00)
http://blog.unm.ac.id/diancahyadi/layanan-mk-2/dkv-i/sejarah-logo/ (dilihat pada jum’at, 28 April 2017 pukul 16:35)
http://detakstudio.blogspot.co.id/2015/11/fungsi-tujuan-dan-manfaat-logo.html (dilihat pada jum’at, 28 April 2017 pukul 20:00)

Sabtu, 11 Maret 2017

TUGAS 1 (ANIMASI & DESAIN GRAFIS)

  



  1. PENGERTIAN

ANIMASI
Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbeethwin dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup ( bergerak ), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di televisi maupun dilayar lebar. Dengan kata lain kita menghidupan gambar dengan cara merangkainya secara teratur, sehingga gambar itu seakan-akan hidup.
Berikut adalah contoh animasi :



Karya Seni identik dengan suatu yang unik. Oleh karenanya seorang seniman dalam melahirkan karyanya selalu mencari bentuk-bentuk baru. Untuk itu diperlukan sesuatu yang unik. Ini berarti sesuatu yang belum pernah atau mungkin jarang dipakai oleh seniman lain pada karya-karya sebelumnya.

DESAIN GRAFIS
Desain Grafis adalah salah satu bentuk seni lukis (gambar) terapan yang memberikan kebebasan kepada sang desainer (perancang) untuk memilih, menciptakan, atau mengatur elemen rupa seperti ilustrasi, foto, tulisan, dan garis di atas suatu permukaan dengan tujuan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan. Gambar maupun tanda yang digunakan bisa berupa tipografi atau media lainnya seperti gambar atau fotografi.Desain grafis umumnya diterapkan dalam dunia periklanan, packaging, perfilman, dan lain-lain.
Desain Grafis juga merupakan ilmu yang mempelajari tentang media untuk menyampaikan informasi, ide, konsep, ajakan dan sebagainya kepada khalayak dengan menggunakan bahasa visual. Baik itu berupa tulisan, foto, ilustrasi dan lain sebagainya. Desain grafis adalah solusi komunikasi yang menjembatani antara pemberi informasi dengan publik, baik secara perseorangan, kelompok, lembaga maupun masyarakat secara luas yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi visual.
Sebagaimana layaknya informasi yang disampaikan menggunakan bahasa lisan (suara) yang dapat disampaikan secara tegas, ceria, keras, lembut, penuh gurauan, formal, dan sebagainya dengan menggunakan gaya bahasa dan volume suara yang sesuai, Desain grafis juga dapat melakukan hal serupa. Kita dapat merasakan sendiri setelah membaca sebuah berita (tulisan), melihat foto atau ilustrasi, melihat permainan warna dan bentuk dari sebuah karya design yang berbentuk publikasi cetak, nuansa yang ditimbulkannya. Apakah informasi itu tegas, formal, bergurau, lembut, anggun, elegan dan sebagainya.
Secara garis besar, design grafis dibedakan menjadi beberapa kategori :
a.    Printing (Percetakan) yang memuat desain buku, majalah, poster, booklet, leaflet, flyer, pamflet, periklanan, dan publikasi lain yang sejenis.
b.    Web Desain: desain untuk halaman web.
c.    Film termasuk CD, DVD, CD multimedia untuk promosi.
d. Identifikasi (Logo), EGD (Environmental Graphic Design) : merupakan desain professional yang mencakup desain grafis, desain arsitek, desain industri, dan arsitek taman.
e.     Desain Produk, Pemaketan dan sejenisnya.

Berikut adalah contoh Desain Grafis :




  2. HUBUNGAN

HUBUNGAN ANTARA ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS
Terletak pada unsur dasar dalam disiplin desain lainnya. Unsur-unsur tersebut termasuk shape, bentuk (form), tekstur, garis, ruang dan warna. Sedangkan yang membentuk prinsip-prinsip dasar desain visual seperti keseimbangan (balance), ritme (rhythm), tekanan (emphasis), proporsi (proportion) dan kesatuan (unity), kemudian membentuk aspek structural komposisi yang lebih luas.


  3. SOFTWARE

PENGELOMPOKAN SOFTWARE ANIMASI & DESIGN GRAFIS
Software pengolahan gambar & foto :
·        Adobe Photoshop
·        CorelDRAW
·        ACDsee
·        Photoscape
·        Photomagic
·        Photoeditor
·        Adobe Illustrator
·        Adobe Indesign
·        Adobe Freehand
·        Adobe image ready
·        GIMP
·        Inkscape, dll.
Software untuk Desain Website (webdesign) :
·        Adobe Dreamweaver
·        Adobe Photoshop
·        Microsoft Frontpage
·        Notepad
Software untuk Desain Multimedia / AudioVisual :
·     Microsoft Office Power Point
·     Adobe After Effect
·     Adobe Primer
·     Final Cut
·     Adobe Flash atau Macromedia Flash
·     Ulead Video Studio
·     Magic Movie Edit Pro
·     Power Director
Software untuk membuat Desain Grafis 3 Dimensi :
·     3D StudioMax
·     Maya
·     AutoCad
·     Google SketchUp
·     Light Wave
·     Blender
·     Softimage

SUMBER :


Jumat, 13 Januari 2017

PENGAMBILAN UANG DI ATM


Tugas 3 Pengantar Teknologi Sistem Cerdas


Algoritma
        Algoritman merupakan suatu urutan ataupun langkah-langkah yang logis yang dibuat untuk menyelesaikan suatu masalah. Dalam membuat suatu program algoritma sangat dibutuhkan dan harus dibuat terlebih dahulu agar dapat memudahkan dalam membuat langkah-langkah yang akan ditampilkan pada suatu program. Berikut ini merupakan salah satu contoh algoritma yang terdapat pada program ticketing mechine yaitu pengambilan uang pada mesin atm:
1. Pergi ke ATM
2. Memasukkan kode PIN
5. Memilih jenis transaksi,yaitu tarik tunai atau pengambilan uang
6. Memasukkan nominal uang yang akan diambil
7. Mengambil uang
8. Mengambil struk dan kartu ATM




Flowchart





Penjelasan yang terdapat pada flowchart yang sudah dibuat adalah, mula-mula masukkan kartu ke dalam mesin ATM. Setelah itu akan muncul tampilan untuk memasukkan kode PIN. Jika kode PIN yang dimasukkan benar maka akan menampilkan MENU UTAMA jika salah program akan kembali menampilkan tampilan untuk memasukkan kode PIN dan kode yang salah sebelumnya direstart kembali agar kita dapat memasukkan kode PIN yang benar. Setelah itu pada MENU UTAMA kita memilih transaksi AMBIL UANG atau penarikan tunai dimana terdapat kondisi yang harus dipenuhi jika dilihat pada gambar flowchart diatas.
        Jika kita ingin melakukan transaksi AMBIL UANG maka kita harus memasukkan nominal yang ingin diambil jika tidak maka program akan kembali memunculkan MENU UTAMA. Setelah memasukkan nominal uang yang akan diambil uang akan keluar secara otomatis dari mesin ATM sesuai nominal yang kita masukkan sebelumnya. Setelah itu akan tercetak struk dari transaksi yang kita lakukan. Jika kita ingin melakukan transaksi lain dapat dilihat pada gambar flowchart akan kembali menjalankan program MENU UTAMA jika tidak maka transaksi yang kita lakukan telah selesai lalu jangan lupa untuk mengambil struk dan kartu ATM agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.