Krusor Mouse

Blinking Cute Box Cat

Rabu, 16 November 2016

SISTEM PAKAR


Tugas 2 Pengantar Teknologi Sistem Cerdas

  1. PENGERTIAN SISTEM PAKAR
Sistem pakar adalah suatu program komputer yang dirancang untuk mengambil keputusan yang diambil oleh seorang atau beberapa orang pakar. Menurut Marimin (1992), sistem pakar adalah sistem perangkat lunak komputer yang menggunakan ilmu, fakta, dan teknik berpikir dalam pengambilan keputusan untuk menyelesaikan masalah-masalah yang biasanya hanya dapat diselesaikan oleh tenaga ahli dalam bidang yang bersangkutan.


  1. CIRI-CIRI SISTEM PAKAR
Ciri-ciri sistem pakar adalah sebagai berikut:
A.   Terbatas pada domain keahlian tertentu.
B.    Dapat memberikan penalaran untuk data data yang tidak  pasti.
C.    Dapat mengemukan rangkaian alasan-alasan  yang diberikannya dengan cara yang dapat dipahami.
D.   Berdasarkan pada kaidah / Rule tertentu.
E.    Dirancang untuk dapat dikembangkan secara bertahap.
F.    Keluaranya bersifat anjuran.


  1. TUJUAN SISTEM PAKAR
Tujuan sistem pakar sangat mudah yaitu hanya  untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain atau orang awam (yang bukan pakar). Proses ini terdapat dalam rekayasa pengetahuan (knowledge engineering) yang akan dibahas didalam komponen sistem pakar ini. Berbicara dengan knowledge engineering maka kami bahas komponennya.

  1. KOMPONEN SISTEM PAKAR
Sistem pakar memiliki 6 komponen yang sangat penting, yaitu ada Knowledge (Pengetahuan), Working Memory ( Memori Kerja), Interface Engine ( Mesin Inferensi ), Knowledge Acquistion ( Akuisisi Pengetahuan ), User Interface ( Antarmuka ) dan Explanation Facility ( Fasilitas Penjelasan ). Nah! Apa saja tuh maksud dari 6 komponen tersebut. Kami bahas satu persatu. 

Komponen yang pertama adalah Knowledge ( Pengetahuan ) yaitu kemampuan untuk membentuk model mental yang menggambarkan objek dengan tepat dan mempresentasikannya dalam aksi yang dilakukan terhadap suatu objek (Martin dan Oxman , 1988). Pengetahuan itu sendiri dapat diklasifikasikan menjadi tiga yaitu Pengetahuan prosedural menekankan bagaimana melakukan sesuatu, pengetahuan deklaratif lebih menjawab pertanyaan apakah sesuatu bernilai benar atau salah, sedangkan pengetahuan tacit adalah pengetahuan yang tidak dapat diungkapkan dengan bahasa. 

Komponen yang kedua adalah Working Memory ( Memori kerja ), yang berfungsi untuk menyimpan data hasil observasi dan data lainnya yang dibutuhkan selama pengolahan memori kerja berada didalam memori komputer.

Komponen yang ketiga adalah Interface Engine ( Mesin Inferensi ) yang berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan pada basis pengetahuan yang tersedia. Dalam prosesnya, mesin inferensi menggunakan strategi penalaran dan strategi pengendalian. 
Dibawah ini ada 2 macam metode inference, yaitu :
A.   Forward Chaining
Menggunakan himpunan aturan kondisi-aksi. Dalam metode ini, data digunakan untuk menentukan aturan mana yang akan dijalankan, kemudian aturan tersebut dijalankan. Mungkin proses menambahkan data ke memori kerja. Proses diulang sampai ditemukan suatu hasil (Wilson,1998).
B.    Backward Chaining
Merupakan penalaran dari node tujuan dan bergerak ke belakang menuju keadaan awal, dalam penalaran ke belakang prosesnya disebut terarah. Menggunakan pendekatan goal-driven, dimulai dari ekspektasi apa yang diinginkan terjadi (hipotesis), kemudian mengecek pada sebab-sebab yang mendukung (ataupun kontradiktif) dari ekspektasi tersebut.

Komponen ke empat dari sistem pakar adalah Knowledge Acquisition (Akuisisi Pengetahuan ) adalah akumulasi, transfer, dan transformasi keahlian dalam menyelesaikan masalah dari sumber pengetahuan ke dalam program komputer. Metode akuisisi pengetahuan ada 3 yaitu Wawancara, Analisis protocol, Observasi pada pekerjaan pakar, dan Induksi aturan dari contoh.

Komponen ke lima yaitu User Interface (Antarmuka) Merupakan mekanisme yang digunakan oleh pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Terdapat beberapa teknik representasi pengetahuan yang biasa digunakan dalam pengembangan suatu sistem pakar, yaitu Rule-Based Knowledge, Frame-Based Knowledge, Object-Based Knowledge, dan Case-Base Reasoning.

Komponen terakhir yaitu Explanation Facility (Fasilitas Penjelasan) Elemen tambahan yang akan meningkatkan kemampuan sistem pakar. Digunakan untuk melacak respon dan memberikan penjelasan tentang kelakuan sistem pakar secara interaktif melalui pertanyaan :
·         Mengapa suatu pertanyaan ditanyakan oleh sistem pakar ?
·         Bagaimana konklusi dicapai ?
·         Mengapa ada alternative yang dibatalkan ?
·         Rencana apa yang digunakan untuk mendapatkan solusi ?


  1. BENTUK / TIPE SISTEM PAKAR
A.   Mandiri. Sistem pakar yang murni berdiri sendiri, tidak digabung dengan software lain, bisa dijalankan pada komputer pribadi, mainframe.
B.    Terkait / Tergabung. Dalam bentuk ini sistem pakar hanya merupakan bagian dari program yang lebih besar. Program tersebut biasanya menggunakan teknik algoritma konvensional tapi bisa mengakses sistem pakar yang ditempatkan sebagai subrutin, yang bisa dimanfaatkan setiap kali dibutuhkan.
C.    Terhubung. Merupakan sistem pakar yang berhubungan dengan software lain, misalnya : spreadsheet, DBMS, program grafik. Pada saat proses inferensi, sistem pakar bisa mengakses  data dalam spreadsheet atau DBMS atau program grafik bisa dipanggil untuk menayangkan output visual.
D.   Sistem Mengabdi. Merupakan bagian dari komputer khusus yang diabdikan kepada fungsi tunggal. Sistem tersebut bisa membantu analisa data radar dalam pesawat tempur atau membuat keputusan intelejen tentang bagaimana memodifikasi pembangunan kimiawi, dan lain-lain.


  1. PENERAPAN SISTEM PAKAR DALAM BERBAGAI BIDANG
A.  Dalam Bidang Pendidikan / Ilmu Pengetahuan
·         Penelitian tentang penggunaan system pakar dalam bidang pendidikan dilakukan oleh prof. Gordon S. Novack Jr. pada Universitas of Texas, Austin, tahun 1990. Aplikasi system pakar ini diberi nama ISAAC yang memiliki parser yang mampu membaca kalimat (dalam bahasa Inggris) dalam kecepatan 5000 kata/menit dan mampu menyelesaikan soal-soal Fisika Mekanik (Statika) dalam waktu kurang dari 5 menit. Aplikasi ini  dikerjakan oleh 1 tim terdiri dari 60 0rang dan membutuhkan waktu 1 tahun. (E.S. Handbook, 1992).

·         Studi system pakar untuk proses belajar Fisika dilakukan oleh seorang dosen Fisika yang menempuh pendidikan S2 pada salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Latar belakang dari dilakukannya studi ini adalah karena Fisika merupakan disiplin ilmu yang sangat fundamental yang menjadi dasar dari sains dan teknilogi.
Melihat kepentingan tersebut, maka para siswa/mahasiswa perlu menguasai ilmu ini, tapi kenyataannya sering dianggap momok oleh sebagian besa siswa/mahasiswa selain itu juga kurangnya tenaga guru / dosen Fisika serta kurangnya sarana prasarana yang diperlukan dalam proses belajar mengajar Fisika, seperti alat banto audio maupun visual.
Dalam studi ini dibuat aplikasi sitem pakar yang mampu menyelesaikan persoalan rangkaian arus bolak-balik yang terdiri dari komponen resistor dan inductor baik seri maupun pararel.

B.  Dalam Bidang Bisnis
1.     Sistem Pakar dalam Pembelian
System ini berfungsi untuk menilai dan memilih pemasok (supplier) dengan pertolongan dan pengiriman barang secara optimal, dimana dalam hal ini menunjang pemasok yang potensial.Dalam hal operasi, maka system ini mempunyai fungsi penasihat kepada pembeli.
2.    Sistem Pakar mengenai suku cadang mesin percetakan
Sistem ini menunjang pengujian secara teknis dari pesanan langganan dalam mesin cetak dan suku cadang yang diinginkan.
3.    System pakar mengenai konsultasi program bantuan kredit bank
System ini membantu pada konsultasi tentang program kredit bantuan pada institusi public.

C.  Dalam Bidang Pertanian
Dalam dunia pertanian banyak sekali hal yang harus dipelajari agar dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Begitu banyaknya hal yang harus diingat seperti media tanam yang berbeda bagi tiap jenis tanaman, takaran pupuk, hama dan penyakit tanaman, dan banyak sekali cara agar tanaman yang ditanam dapat menghasilkan hasil yang lebih baik.
Oleh karena itu dalam hal ini system pakar  dapat memberikan tambahan pengetahuan kepada petani mengenai macam-macam penyakit yang berhasil di identifikasi oleh sistem dan dapat mengetahui tanaman apa saja yang biasa diserang oleh penyakit tersebut, dengan adanya pengetahuan ini maka ketika para petani sadar tanamannya terkena hama atau penyakit, maka petani dapat dengan mudah untuk mengatasi hama dan menanggulangi penyakit tersebut.

D.  Dalam Bidang Psikologis
Salah satu implementasi yang diterapkan sistem pakar dalam bidang psikologi, yaitu untuk sistem pakar menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak. Anak-anak merupakan fase yang paling rentan dan sangat perlu diperhatikan satu demi satu tahapan perkembangannya. Contoh satu bentuk gangguan perkembangan adalah conduct disorder. Conduct disorder adalah satu kelainan perilaku dimana anak sulit membedakan benar salah atau baik dan buruk, sehingga anak merasa tidak bersalah walaupun sudah berbuat kesalahan. Dampaknya akan sangat buruk bagi perkembangan sosial anak tersebut. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu para pakar/psikolog anak untuk menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).

Contoh lain implementasinya adalah tes kepribadian. aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini, lebih mudah dan lebih cepat dalam proses pengukuran kepribadian dibandingkan metode terdahulu, sehingga memberikan banyak keuntungan dari segi penghematan waktu, tenaga, dan memudahkan kinerja user (pemakai) dalam mengukur kepribadiannya masing-masing. Selain itu aplikasi tes kepribadian ini dikemas dengan tampilan yang cukup menarik. Bagi masyarakat yang ingin mengetahui ukuran kepribadiannya, mereka dapat menggunakan aplikasi ini sebagai referensi, dan bagi para mahasiswa khususnya mahasiswa psikologi, aplikasi ini dapat dijadikan tambahan untuk mendukung studi mereka terutama untuk sub bidang pengukuran kepribadian.

Namun demikian, aplikasi tes kepribadian berbasiskan sistem pakar ini tidak bisa menggantikan seorang ahli karena dia pakar di bidangnya. Aplikasi sistem pakar ini hanyalah alat bantu yang sangat bergantung pada data-data yang di-input oleh seorang programmer sehingga aplikasi sistem pakar ini haruslah selalu dikembangkan.

Tools yang disediakan oleh Visual Basic.NET 2008 sudah sangat mengakomodir dalam proses pembuatan aplikasi ini. Selain itu, Visual Basic.NET 2008 dapat dengan baik melakukan koneksi database ke sql server. 

E.  Dalam Bidang Kedokteran
Bidang kedokteran sangat erat hubungannya dengan kesehatan. Penerapan sistem pakar pada bidang ini akan sangat membantu dalam kelangsungan hidup sesorang. Beberapa alat kedokteran saat ini sudah memanfaatkna sistem pakar.

Ada yang sebagai penentu keputusan dan ada juga yang bekerja untuk menyembuhkan suatu penyakit mulai yang sederhana hingga yang kronis. Contoh alat kedokteran yang menerapkan sistem pakar di dalamnya antara lain USG (ultrasonografi). Alat ini bekerja berdasarkan pantulan gelombang suara ultrasonik. Banyak digunakan untuk mendeteksi janin dalam kandungan. Alat ini bekerja dengan menerima input berupa suara yang lalu diolah menjadi sebuah informasi berupa visual.

Alat lain yang menerapkannya adalah pengukur kadar lemak dalam darah. Alat ini berfungsi untuk mengetahui kadar lemak dalam darah seseorang. Terlebih dahulu diberi input yang mendukung perhitungan. Perhitungan alat ini telah dirumuskan dengan rule base yang telah terprogram. Setelah input dimasukkan maka alat ini secara otomatis mengolah datanya dan hasilnya berupa keputusan.

Alat terapi kanker yang menghasilkan keputusan berupa bentuk terapi yang otomatis dilakukan oleh alat ini. Sangat membantu memang bila tidak terjadi kesalahan. Tetapi karena kesalahan dalam pengambilan keputusan maka menimbulkan korban jiwa. Hal ini yang tidak diinginkan dari penerapan sistem pakar pada dunia kesehatan.

Seharusnya alat-alat yang dilengkapi sistem pakar pada bidang ini hanya bersifat membantu menghasilkan keputusan bukan secara otomatis melakukan tindakan. Bagaimana pun keputusan final tetap berada pada tangan ahlinya. Dan sistem pakar tercanggih adalah manusia. Sistem pakar yang diterapkan semata-mata hanya sebagai pendukung keputusan. Bila mana dimungkinkan untuk kerja otomatis, itu juga hanya mengerjakan input yang merupakan keputusan dari ahli di bidangnya (dokter/spesialis).

Dari berbagai contoh sistem pakar di bidang kedokteran tampak beberapa keuntungan dan kerugian dalam penerapannya. Keuntungan dan kerugian inilah yang sebaiknya dicermati dalam pembuatan dan penggunaannya di bidang kedokteran ini.

Keuntungan yang dapat diambil antara lain:
·         Membantu dalam menghasilkan keputusan berupa analisa suatu penyakit.
·         Membantu tugas yang tidak dapat dilakukan secara manual oleh manusia.
·         Memudahkan untuk penyembuhan.

Kerugian yang dapat terjadi antara lain:
·         Error yang terjadi saat pengambilan keputusan.
·         Rule base yang harus sesuai dengan kondisi setiap pasien.
·         Efek samping dari tindakan yang dilakukan oleh alat.

Terbang untuk pelatihan calon pilot, teater keong mas, visual tubuh bagian dalam manusia untuk membantu proses operasi. Pada simulasi pesawat terbang kita dapat merasakan seperti menerbangkan sebuah pesawat secara nyata. Simulator menerima input dari user lalu diproses dan ditampilkan pada layar yang tersedia. Informasi yang dihasilkan berupa posisi pesawat setelah menerima input dari user. Layaknya menerbangkan pesawat biasa bila kita melakukan kesalahan dalam penerbangan simulasi ini maka dapat menghasilkan informasi berupa kecelakaan dalam konteks visual. Maka dari itu simulator pesawat terbang ini biasanya digunakan untuk pelatihan terbang para calon pilot.

Pada teater keong mas kita dapat merasakan serunya film yang diputar dan ditampilkan pada layar yang mengelilingi teater. Kursi yang kita tempati akan bergerak dan mendapat efek hentakan mirip seperti pada film yang sedang diputar. Kursi diprogram untuk bergerak sesuai dengan film yang sedang diputar. Sehingga kita dapat menikmati bagaimana serunya layaknya kita mengalami sendiri.

Alat pembantu proses operasi berupa tampilan visual tubuh bagian dalam manusia. Dengan alat ini dokter atau ahli bedah tidak perlu melakukan pembedahan yang besar. Cukup melakukan luka sayatan kecil yang dapat dimasukkan kamera mini. Kamera mini tersebut menampilkan tampilan tubuh bagian dalam pada layar monitor. Dokter dapat berpedoman pada tampilan informasi berupa gambar bagian dalam tubuh pasien. Dengan begitu resiko yang dihadapi saat proses operasi dapat diminimalisir. Luka yang dihasilkan juga kecil bahkan bisa saja tidak tampak.

USG (ultrasonografi) juga dapat dimasukkan dalam katgori ini. Informasi yang dihasilkan berupa gambar visual. Dapat digunakan untuk melihat kondisi janin, penyakit (kista, dll), dan gangguan lainnya. Alat ini cukup aman karena tidak menimbulkan radiasi seperti sinar-x yang biasanya digunakan untuk rontgen. City scan juga merupakan penerapan system pakar, fungsinya mirip seperti rontgen. Informasi yang dihasilkan juga sama.

F.  Dalam Bidang Eksplorasi Alam
Dalam bidang ini sistem pakar sangat penting manfaatnya. Keputusan yang dihasilkan akan sangat bermanfaat. Contoh penerapannya yaitu sistem pakar yang diterapkan pada alat pendeteksi kandungan minyak bumi.Alat ini menghasilkan keputusan dari data-data yang ada, dan mengambil keputusan ada atau tidaknya hingga berapa jumlah kandungan yang terkandung. Rule base yang deprogram dibuat oleh para ahli dibidangnya.

G.  Dalam Bidang Kecerdasan Buatan
Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi. Dalam hal ini Sistem Pakar juga merupakan bagian dari Artificial Intelligence(AI) atau kecerdasan buatan, dimana letak persamaannya adalah sama-sama untuk mencapai hasil yang maksimal dalam memecahkan masalah, dan perbedaannya adalah sistem pakar mengacu pada si pembuatnya atau seseorang yang ahli dalam suatu bidangnya atau mengacu pada si perancang itu sendiri sebagai objek dalam menyiapkan suatu sistem guna mendapatkan hasil yang maksimal, sedangkan AI mengacu pada jalur atau langkah yang berorientasi pada hardware guna mencapai yang maksimal.

Dapat disimpulkan Sistem Pakar merupakan bagian dari AI, dimana selain sistem pakar yang menggunakan AI, ada beberapa yang lain diantarnya games, logika Fuzzy, jaringan saraf tiruan, dan robotika.

Kecerdasan buatan merupakan salah satu topik yang disukai penggemar science-ction, pada lm Terminator digambarkan perang manusia melawan mesin, bahkan dalam novel berjudul With Folded Hands karangan Jack Williamson, digambarkan bangsa Humanoids (robot mesin ciptaan manusia) menjajah bangsa manusia dan menggantikan semua peranan manusia.

H.  Dalam Bidang Manufacture
System Pakar Dalam Perencanaan. Wood Trus fabrication Application merupakan contoh system pakar dalam proses perencanaan. System ini dibuat dengan menggunakan shell sitem pakar SPS (Semi Intelligent Process Selector).
Seluruh penerapan sistem pakar dalam berbagai bidang sudah dijelaskan lalu bagaimana sih contoh sistem pakar yang sudah ada dan sangat bermanfaat bagi masyarakat ataupun pekerja. Kami punya contoh sistem pakar yang sudah ada yaitu Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Bayi Baru Lahir. Permasalahan yang ada mengapa sih sistem pakar ini dibuat yaitu kurang lebih 98% kematian bayi terjadi di negara berkembang dan sebagian besar kematian ini dapat dicegah dengan pengenalan dini dan pengobatan yang tepat. Sistem pakar berbasis web ini melakukan proses identifikasi yang sama namun lebih cepat dan tepat. Sehingga user dapat langsung mengetahui jenis penyakit dan cara penyembuhannya saat itu juga. Itu adalah contoh sistem pakar yang sudah ada dan dijelaskan secara global.


  1. SISTEM PAKAR YANG SUDAH ADA SECARA GLOBAL
A.   MYCIN : dianosa penyakit.
B.    DENDRAL : mengidentifikasi struktur molekular campuran yang tidak dikenal.
C.    XCON & XSEL : membantu konfigurasi sistem komputer besar.
D.   SOPHIE : analisis sirkuit elektronik.
E.    PROSPECTOR : digunakan di dalam geologi untuk membantu mencari dan menemukan deposit.
F.    FOLIO : membantu memberikan keputusan bagi seorang manajer dalam hal stok broker dan investasi.
G.   DELTA : pemeliharaan lokomotif listrik diesel.

Seluruh penerapan sistem pakar dalam berbagai bidang sudah dijelaskan lalu bagaimana sih contoh sistem pakar yang sudah ada dan sangat bermanfaat bagi masyarakat ataupun pekerja. Kami punya contoh sistem pakar yang sudah ada yaitu Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Bayi Baru Lahir. Permasalahan yang ada mengapa sih sistem pakar ini dibuat yaitu kurang lebih 98% kematian bayi terjadi di negara berkembang dan sebagian besar kematian ini dapat dicegah dengan pengenalan dini dan pengobatan yang tepat. Sistem pakar berbasis web ini melakukan proses identifikasi yang sama namun lebih cepat dan tepat. Sehingga user dapat langsung mengetahui jenis penyakit dan cara penyembuhannya saat itu juga. Itu adalah contoh sistem pakar yang sudah ada dan dijelaskan secara global. 


  1. KEUNTUNGAN SISTEM PAKAR
Ada banyak keuntungan bila menggunakan system pakar, diantaranya adalah :
A.    Menjadikan pengetahuan dan nasihat lebih mudah didapat.
B.    Meningkatkan output dan produktivitas.
C.    Menyimpan kemampuan dan keahlian seorang pakar.
D.    Meningkatkan penyelesaian masalah yang khusus.
E.    Meningkatkan reliabilitas.
F.    Memberikan respons (jawaban) yang cepat.
G.    Merupakan panduan yang cerdas.
H.    Dapat bekerja dengan informasi yang kurang lengkap dan mengandung ketidakpastian.
I.     Sebagai basis data cerdas, bahwa system pakar dapat digunakan untuk mengakses basis data dengan cara cerdas.
J.    Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
K.    Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan


SUMBER :
Sumber:

https://gaptechnology.wordpress.com/2010/03/23/kelebihan-dan-kekurangan-sistem-pakar/

Rabu, 26 Oktober 2016

KONSEP DAN METODELOGI DARI TEKNOLOGI SISTEM CERDAS


Tugas 1 Pengantar Teknologi Sistem Cerdas


Pengertian Sistem Cerdas

Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.

Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John Mc Cathy, 1956) Kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan intruksi yang terkait dengan pemrograman computer untuk melakukan sesuatu hal – yang dalam pandangan manusia adalah – cerdas. (H.A Simon, 1987)
Kecerdasan merupakan bagian kemampuan komputasi untuk mencapai tujuan dalam dunia. Ada bermacam-macam jenis dan derajat kecerdasan untuk manusia, hewan dan mesin. Kecerdasan buatan merupakan sebuah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal yang pada saat ini dapat dilakukan lebih baik oleh manusia. ( Rich and Knight, 1991).

Kecerdasan buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam mempresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk symbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic (Metode Heuristik adalah teknik yang dirancang untuk memecahkan masalah yang mengabaikan apakah solusi dapat dibuktikan benar, tapi yang biasanya menghasilkan solusi yang baik atau memecahkan masalah yang lebih sederhana yang mengandung atau memotong dengan pemecahan masalah yang lebih kompleks.) atau dengan berdasarkan sejumlah aturan.( Encyclopedia Britannica).

Kecerdasan adalah kemampuan untuk belajar atau mengerti dari pengalaman. Memahami pesan yang kontradiktif dan ambigu, menanggapi dengan cepat dan baik atas situasi yang baru, menggunakan penalaran dalam memecahkan masalah dan menyelesaikannya secara efektif (Winston dan Pendergast, 1994)
Al dapat dipandang dalam berbagai perspektif. Dari perspektif kecerdasan, Ai adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia. Dari perspektif penelitian, suatu studi bagaimana membuat agar komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dikerjakan manusia.


Sejarah Sistem Cerdas

            Di awal abad 20, seorang penemu Spanyol yang bernama Torres Y Quevedo, membuat sebuah mesin yang dapat mengskakmat raja lainnya dengan sebuah raja dan ratu. Artikel ilmiah yang pertama tentang Kecerdasan Buatan ditulis oleh Alan Turing pada tahun 1950, dan kelompok riset pertama dibentuk tahun 1954 di Carnegie Mellon University oleh  Allen Newell and  Herbert Simon. Namun bidang Kecerdasan Buatan baru  dianggap sebagai  bidang  tersendiri di konferensi Dartmouth tahun 1956, dimana 10 peneliti muda memimpikan mempergunakan komputer untuk memodelkan bagaimana cara berfikir manusia. Hipotesis   mereka   adalah:  "Mekanisme   berfikir   manusia   dapat secara   tepat dimodelkan dan disimulasikan pada komputer  digital",  dan  ini yang  menjadi  landasan dasar Kecerdasan Buatan

Perkembangan secara sistematis kemudian dimulai ditemukannya komputer digital.

  a.   Pada tahun 1950-an Alan Turing seorang matematikawan dari Inggris. Pertama kali mengusulkan adanya tes untuk melihat bias tidaknya sebuah mesin dikatakan cerdas(dikenal dengan Turing Test) seolah-olah mesin mampu merespon terhadap serangkaian pertanyaan yang diajukan.
  b.   Istilah kecerdasan buatan dimunculkan pertama kali pada tahun 1956 ketika John Mc Cathy dari Massachusets Institute of Technology (MIT) menciptakan bahasa pemrograman LISP.
  c.   Loghic Theorist (1956), diperkenalkan pada Dartmouth Conference, program ini dapat membuktikan teorema-teorema matematika.
  d.   Mesin Neural Network pertama oleh Marvin Minsky (1958).
  e.   Sad Sam, deprogram oleh Robert K. Lindsay (1960), program ini dapat mengetahui kalimat-kalimat sederhana yang ditulis dalam bahasa Inggris dan mampu memberikan jawaban dari fakta-fakta yang didengar dalam sebuah percakapn.
  f.   Muncul logika samar (1965) yang merupakan pelaksanaan konsep samar di atas system komputer. Logika samar mengukur ketidaktepatan dengan cara yang tepat, seperti yang diperlukan mesin.
  g.   ELIZA (1967), diprogram oleh Joseph Weizenbaum, yang mampu melakukan terapi terhadap pasien dengan memberikan beberapa pertanyaan.
  h.   Program Microworld dengan penciptaan proyek SHRDLU (1968) merupakan Expert System yang pertama.
  i.     Pada tahun 1972 bahasa Prolog dimunculkan.
  j.    John Holland (1975) mengatakan bahwa setiap problem berbentuk adaptasi (alami maupun buatan) secara umum dapat diformulasikan dalam terminologi genetika (Algoritma Genetika).
  k.   Sistem catur AI mengalahkan manusia (Pecatur master) pada tahun 1991.
  l.     Robotik, peranti mekanika yang diprogram untuk melakukan berbagai tugas.

Sistem Cerdas
merupakan semua tentang Optimasi, Probabilitas, Statistik, Logika dan algoritma.
Dalam membuat mesin, memerhatikan 4 hal pendekatan berikut :
  1.    Thinking humanly
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari proses berpikir yang menyerupai   manusia   (human like).
  2.   Acting humanly
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari perilaku sistem yang menyerupai manusia. pada penilaianacting humanly, suatu sistem dianggap "cerdas" apabila pewawancara dalam sistem ini tidak dapat membedakan antara manusia dengan sistem tersebut. sampai saat ini belum ada sistem uang mampu lolos dari tes ini.
  3.   Thinking Rationally
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari proses berpikir yang diarahkan menuju hasil yang terbaik.
  4.   Acting Rationally
Penilaian terhadap kecerdasan sistem yang dilihat dari perilaku sistem diarahkan menuju hasil yang terbaik. acting rationally, berguna untuk mendapatkan hasil terbaik atau menuju ekspektasi terbaik

Contoh Sistem Cerdas :
  a)   Natural Language   : google translate. speech recognation, Google search
  b)  Vision (perception) : object and face recognation, image classification
  c)   Robotics
  d)  Logic                       : Question answering
  e)   Game Playing
  f)   Decision Making     : Route planning on google maps, scheduling (airline routing)
  g)   Spam classifiers



Teknologi Sistem Cerdas

Sistem Sensor dan Robotika

Robot adalah seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan control manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dahulu (kecerdasan buatan).

Istilah robot berawal dari bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industry digunakan dalam bidang produksi. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu dan pemotong rumput. Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidak dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot. Beberapa organisasi dibidang robot membuat definisi tersendiri. Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai:

A reprogrammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variabel programmed motions for the performance of a variety of tasks (Sebuah manipulator multifungsi yang mampu deprogram, didesign untuk memindahkan material, komponen, lat, atau benda khusus lainnya melalui serangkaian gerakan terprogram untuk melakukan berbagai tugas) .

International Organization for Standardization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai: An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications (Sebuah manipulator yang terkendali, multifungsi, dan mampu diprogram untuk bergerak dalam tiga aksis atau lebih, yang tetap berada di tempat atau bergerak untuk digunakan dalam aplikasi otomasi industri).
Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah:
  1.    Dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor)
  2.   Dapat deprogram
  3.   Dapat melaksanakan beberapa tugas yang berbeda Bekerja secara otomatis Cerdas (intelligent)
  4.   Digunakan di industry

Sistem sensor seperti system visi dan pencitraan serta system pengolahan sinyal merupakan bagian dari robotika.
Sebuah robot yaitu, perangkat elektromagnetik yang diprogram untuk melakukan tugas manual, tidak semuanya merupakan bagian AI. Robot hanya melakukan aksi yang telah diprogramkan dikatakan sebagai robot bodoh yang tidak lebih pintar dari lift. Robot yang cerdas biasanya mempunyai perangkat sensor, seperti kamera, yang mengumpulkan informasi mengenai operasi dan lingkungannya. Kemudian bagian AI robot tersebut menterjemahkan informasi tadi dan merespon serta beradaptasi jika terjadi perubahan lingkungan.




Contoh Penerapan Sistem Cerdas Dalam Bisnis

Sistem Cerdas pada Bisnis
Sistem pakar (expert system) yaitu sistem yang meniru kepakaran (keahlian) seseorang dalam bidang tertentu dalam menyelesaikan suatu permasalahan (Horn, 1986). Sistem pengolahan bahasa alami (natural language processing).

Contoh Aplikasi Sistem Pakar :
  1.    XSEL : Sistem pakar ini dapat bertindak sebagai asisten penjual, yang membantu penjual komputer DEC memilihkan pesanan pelanggan sesuai dengan kebutuhan.
 2.   MYCIN : Sistem ini dikembangkan  di Universitas Stanford pada pertengahan 1970-an dengan tujuan untuk membantu jurumedis dalam mendiagnosa penyakit yang disebabkan bakteri.
  3.   PROSPECTOR : Sistem ini diciptakan oleh Richard Duda, Peter Hard, dan Rene Reboh pada tahun 1978 yang menyediakan kemampuan seperti seorang pakar di bidang geologi.

Model Konseptual Sistem Pakar

Bagian Sistem Pakar
·        Basis pengetahuan merupakan komponen yang berisi pengetahuan-pengetahuan yang berasal dari pakar.
·        Berisi sekumpulan fakta (fact) dan aturan (rule).  Fakta berupa situasi masalah dan teori tentang area masalah.
·        Aturan adalah suatu arahan yang menggunakan pengetahuan untuk memecahkan masalah pada bidang tertentu.
·        Mesin inferensi adalah komponen yang menjadi otak sistem pakar. Bagian inilah yang berfungsi melakukan penalaran dan pengambilan kesimpulan.
·        Fasilitas penjelas merupakan komponen yang berfungsi untuk memberikan penjelasan kepada pemakai yang memintanya. Jenis pertanyaan yang dapat ditangani biasanya berupa “Mengapa” dan “Bagaimana”. Tidak semua sistem pakar menyediakan bagian ini. Contoh berikut memberikan gambaran tentang penjelasan oleh sistem pakar.
·        Antarmuka pemakai merupakai bagian yang menjembatani antara sistem dan pemakai. Melalui bagian inilah pemakai berkomunikasi dengan sistem.


Sumber : 

Selasa, 31 Mei 2016

TUGAS MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI (PERTEMUAN 3)

Tugas pertemuan ke-3 matakuliah MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI tentang Apa Itu Matriks, Kenapa Matriks, dan Dimana Penggunaan Matriks. Dengan bukunya yang berjudul Metrik Untuk Manajemen Layanan TI (Metrics For IT Service Management) bisa di Lihat DISINI

Jumat, 15 April 2016

TUGAS MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI (PERTEMUAN 2)

Tugas pertemuan ke-2 matakuliah MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI tentang Layanan Transisi, Layanan Operasi, Peningkatan Layanan Berkesinambungan, Manajemen Keuangan Untuk Layanan IT & Manajemen Permintaan bisa di download DISINI